ACAPOKER menyediakan games TEXAS HOLDEM POKER

mainkan game poker online dan domino QQ terbaru

Daftar Sekarang Juga!

Pensiunan Tentara Peru Gelar Demo Tentang Hasil Pilpres

 

Ilustrasi, sumber foto: Getty Images/iStockphoto/champc


ACA POKER - Pensiunan tentara Peru melakukan demonstrasi menentang hasil pemilihan presiden yang dimenangkan Pedro Castillo. Tindakan ini dilakukan setelah Presiden interim Francisco Sagasti menolak surat yang diserahkan oleh pensiunan angkatan bersenjata ke Kejaksaan.


Selama ini publik Peru terbagi menjadi dua, meski Castillo telah dinyatakan sebagai pemenang pemilihan presiden tahun ini. Namun, Keiko Fujimori menolak hasil pemilihan presiden dan menuduh pemilihan itu curang.


Ratusan pensiunan tentara menggelar protes di ibu kota Lima

https://twitter.com/PontealdiaTv/status/1407397008785260548


Pada Selasa (22/06/2021) ratusan purnawirawan militer Peru menggelar unjuk rasa di ibu kota Lima. Protes terkait dengan penolakan hasil pemilihan presiden yang mendukung kandidat sayap kiri Pedro Castillo, setelah melalui pemilihan presiden dalam dua gelombang.


Dikutip dari Milenio, ratusan purnawirawan mengenakan jaket pilot, baret, topi dan perlengkapan yang menandai institusi militer, bahkan ada yang membawa pedang. Selain itu, pensiunan tentara juga membawa bendera Peru dengan spanduk anti komunis.


Seorang pensiunan Jenderal Fernando Ordóñez mengatakan bahwa, "Kami menginginkan kebenaran, kami ingin pengawas meninjau semua permintaan yang telah diputuskan melalui pemungutan suara."


Sementara itu, mantan kapten Jorge del guila mengatakan bahwa, "Komunis tidak boleh masuk ke negara ini. Kami adalah negara dengan banyak kekayaan, tetapi masih ada ketimpangan, jadi kami harus menyelesaikannya, tetapi tidak dengan cara ini."


Francisco Sagasti menyebut surat pensiun militer sebagai upaya kudeta


Demonstrasi ini terkait dengan penolakan surat yang ditandatangani oleh pensiunan tentara oleh Presiden Francisco Sagasti. Surat itu ditujukan langsung kepada jaksa untuk tidak mengakui kandidat sayap kiri Pedro Castillo sebagai presiden terpilih dalam pemilihan tahun ini, dilaporkan oleh The Rio Times.


Bahkan Presiden Francisco Sagasti menolak surat tersebut dan menganggapnya sebagai upaya kudeta. Dalam pernyataannya, Sagasti mengatakan, "Tidak dapat diterima bahwa sekelompok pensiunan tentara berpura-pura mendorong kejaksaan untuk melanggar hukum. Saya menolak metode komunikasi yang tidak melanggar nilai-nilai demokrasi institusional, tetapi bertentangan dengan konstitusi dan hukum. ."


Karena penolakan Keiko Fujimori terhadap hasil pemilihan presiden


Dikutip dari The Rio Times, pengerahan pensiunan personel militer Peru dipimpin oleh pensiunan Laksamana Jorge Montoya yang akan menjadi anggota kongres mulai 28 Juli. Bahkan, ia juga meminta pemilihan ulang sesuai dengan keputusan Keiko Fujimori. untuk menolak hasil pemilihan presiden dan menyebutkan penipuan sistematis di daerah pedesaan Peru yang memenangkan Castillo.


Tindakan penolakan tanpa bukti dari Keiko Fujimori ini memicu protes dari pensiunan personel militer dan simpatisan mereka. Padahal, OAS selaku pengawas dan saksi pemilu di Peru menyatakan pemilu dilakukan secara adil.


ONPE selaku penyelenggara pemilihan presiden yang digelar pada 6 Juni telah mengumumkan hasil bahwa Castillo unggul 44.058 suara atas Fujimori. Jadi dalam pemilihan presiden ini, Castillo mendapat 50,12 persen suara, sedangkan saingannya mendapat 49,87 persen, dilansir dari Mercopress.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.