James Franco Dituding Sebagai Predator Seks
Sumber : Istimewa
Aca Poker - Aktris Charlene Yi membagikan kisah yang dialaminya bersama aktor Hollywood James Franco dan Seth Rogen. Dua aktor yang sempat menjadi rekannya tersebut ternyata meninggalkan cerita buruk untuknya, bahkan Charlene Yi tak segan untuk menjuluki James Franco sebagai predator seks.
Charlene Yi menunjukkannya melalui postingan Instagramnya belum lama ini. Charlene Yi yang pernah bekerjasama dengan Franco dalam film berjudul The Disaster Artist itu mengungkapkan kisah buruknya yang dialami selama proses syuting.
Sebenarnya aktris berusia 35 tahun itu juga terlibat dalam produksi film The Room bersama James Franco. Charlene Yi berperan sebagai kostum desainer bernama Safowa Brigth-Asare, akan tetapi di tengah proses syuting ia memilih hengkang dan melanggar kontrak kerjanya.
Charlene Yi merasa bahaya yang mengintai ketika bersama sang predator seksual tersebut apalagi sang produser mencoba untuk menggodanya dengan iming-iming peran yang lebih penting.
"Aku merasa tak aman bekerja sama dengan seorang predator seks," ungkap Charlene Yi.
"Ia mengatakan jika permasalahan James Franco sebagai predator seksual itu sudah lama sekali, kini ia sudah berubah. Padahal pada minggu itu ia baru saja dituduh telah melakukan pelecehan pada seorang perempuan," tambahnya.
Charlene Yi pun menjelaskan jika Seth Rogen lah yang menjadi produser film tersebut, sehingga tak heran jika Seth Rogen sangat membela James Franco karena ia adalah sahabatnya.
Menurutnya apa yang dilakukan James Franco diketahui oleh Seth Rogen, akan tetapi sang aktor memilih untuk bungkam dan tak menutup kemungkinan jika ia melakukan hal yang sama dengan James Franco.
"Membantah adalah sebuah taktik yang kerap dilakukan pelaku kekerasan yang sudah melakukan kekerasan psikologis dan memberikan dampak serius; sang korban pun kehilangan rasa untuk melindungi dirinya di dunia nyata, PTSD, hingga berpikiran untuk melakukan bunuh diri," tulisnya.
Pada akhir Februari lalu gugatan pada James Franco pun telah dicabut dan mencapai penyelesaian dalam gugatan pelecehan dan eksploitasi seksual yang dilontarkan kepadanya. Gugatan tersebut dibuat oleh dua perempuan yang merupakan mantan siswa di sekolah akting Studio 4 yang saat ini sudah tidak ada.
Sejak tahun 2019, dua mantan siswa James Franco yang bernama Sarah Tither-Kaplan dan Toni Gaal menuduh sang James Franco menciptakan lingkungan pelecehan dan eksploitasi seksual.
"Ini bukan pertama kalinya klaim ini dibuat dan dibantah," bantah pengacara James Franco.
"James Franco tidak hanya akan membela diri sepenuhnya tapi juga meminta ganti rugi dari penggugat dan pengacara mereka karena tuduhan yang keji. Hanya demi publisitas," pungkasnya.
Ini merupakan kedua kalinya, James Franco menghadapi tuduhan mengenai pelecehan seksual. Sebelumnya pada Januari 2019, sebanyak 5 perempuan yang 4 di antaranya adalah muridnya mengajukan gugatan pelecehan seksual terhadap James Franco.
Situs Poker Online, Poker88, Agen Judi Poker Online, ACAPoker






Leave a Comment